Puisi
Aku rindu hujan bulan januari
Hai, hujan
Kau kembali rupanya ya, dan masih sama seperti tahun lalu
Kau dingin, kau basah
Kau bergenang, dan kau jatuh
Aku suka seperti itu
Kau teramat membawa kenangan ya, hujan
Tiap kali kau turun
Tiap kali kau menyentuhku
Dan tiap kali kau akan datang-mendung
Dengan awan kelabumu, dengan langit yang sendu
Dengan angin yang menghempas, dengan rintikan kecil kemudian
Waktu itu aku tersenyum apabila kau datang
Karena kau selalu memberi kejutan
Namun mengapa kini setiap kehadiranmu,
Aku selalu menangis?
Apakah mungkin karena aku
Rindu dengan hujan bulan januari kemarin?
02/12/2015
Hai, hujan
Kau kembali rupanya ya, dan masih sama seperti tahun lalu
Kau dingin, kau basah
Kau bergenang, dan kau jatuh
Aku suka seperti itu
Kau teramat membawa kenangan ya, hujan
Tiap kali kau turun
Tiap kali kau menyentuhku
Dan tiap kali kau akan datang-mendung
Dengan awan kelabumu, dengan langit yang sendu
Dengan angin yang menghempas, dengan rintikan kecil kemudian
Waktu itu aku tersenyum apabila kau datang
Karena kau selalu memberi kejutan
Namun mengapa kini setiap kehadiranmu,
Aku selalu menangis?
Apakah mungkin karena aku
Rindu dengan hujan bulan januari kemarin?
02/12/2015
