Puisi

Di Angkasa Raya Kala Itu

Hujan dikala itu sendu, merdu
Kepada malam di ufuk timur
Kepada angin samudra,
Dan petir yang berbaur di langit raya

Petir berceloteh
Angin hanya bisa meronta
Sementara rintikan hujan kemudian, menggebu
Memang mereka tidak pandai bercerita

Bulan dan bintang meredupkan cahaya mereka
Kemudian bertanya, “ada apa?”
“ tak apa” jawab mereka
Diiringi batin yang menyiksa

Jumat, 28 agustus 2015




Postingan Populer