puisi
Senin, 4 mei 2015
Jiwa, Kehidupan
Terkadang,
orang yang kuat belum tentu tegar
Orang
yang ceria, belum tentu bisa tertawa lepas
Orang
yang bahagia pun, belum tentu hidupnya damai
Namanya
juga kehidupan
Jiwa
manusia tidak ada yang tahu bagaimana rupanya
Tak
dapat dilihat, dan tidak dapat pula diraba
Mungkin
bisa dirasakan, namun itu hanya semu
Bayangan,
jiwa adalah bayangan
Jiwa
dan kehidupan itu menyatu, tak bisa dipisahkan
Jika
ada jiwa, pasti akan ada yang namanya kehidupan
Di
dalam kehidupan itu, yang memerankan adalah jiwa itu sendiri
Dan
jiwa itu adalah diri kita
Jadi,
kita adalah sebuah jiwa yang memerankan sebuah kehidupan
Kita
memang bisa mengendalikan jiwa itu
Namun
kita tak akan pernah bisa menyembunyikan
apa
yang jiwa kita sedang rasakan sebenarnya
Untuk
itu,
Jangan
selalu percaya terhadap orang-orang yang kelihatannya kehidupannya indah
Karena
bisa saja, dibalik jiwa dan kehidupannya yang ‘indah’ itu
Tersimpan
luka yang amat menyiksa jiwanya sendiri.
