Puisi
Senin, 16 februari 2015
Dahulu,
Kini, dan Warna
Dahulu hitam, tanpa warna
Dahulu kelabu, mulai terang
Dahulu biru, bercahaya
Dahulu hijau, nampak
Kemudian
jingga
Kemudian
kuning
Kemudian
terang, ada
Kemudian
putih
Lalu kembali kelabu, hujan
Lalu tanpa warna, memudar
Lalu kembali hitam, gelap pekat
Lalu tanpa cahaya
Namun
kini ada warna
Kembali
hijau, jingga
Kembali
kuning
Lalu
terang, tersenyum
