Cerita Hari Ini

Terkadang orang yang kita sayang
Belum tentu memahami perasaan kita
Terkadang sendiri itu
Lebih baik daripada bersama orang lain

Aku tahu, memang sebaiknya kita bersama orang lain. Karena dengan begitu kita akan lebih bahagia. Aku memang tidak menampik pernyataan itu. Namun aku merasa bahwa pernyataan itulah yang membuatku semakin enggan untuk bersama siapa-siapa.

Sebenarnya aku lebih suka menyendiri. Tidak tahu mengapa. Dan menurutku saat paling bahagia di dunia ini adalah jika aku sendirian. Karena bersama hanya memberi efek bahagia yang sesaat. Jadi aku lebih memilih untuk menyendiri dengan masalahku yang ada. Sebisaku, semampuku, dan sekuat tenagaku.

Jika aku tidak kuat, ujung-ujungnya aku hanya bisa menangis sendirian. Dan jika sudah menangis, bebanku pun terasa sedikit lebih ringan. Dan jika aku benar-benar sudah tidak kuat, aku akan bercerita kepada seorang sahabatku.

Aku berkata kepadanya yang sejujurnya. Apa yang ada di dalam otakku aku keluarkan. Tidak jarang juga aku menangis seketika, walaupun sahabatku rela menerima dukaku. Dengan begitu bebanku juga lebih berkurang – walau sebenarnya masih begitu banyak permasalahan yang kuhadapi sendirian. Aku tidak mungkin terus dan terus menceritakan permasalahanku kepada sahabatku. Aku harus sadar diri, kalau dia juga punya kehidupan yang sedang ia hadapi – dan yang pastinya lebih kuat dariku.

Huft, rasanya mau pergi aja. Gatau kenapa. Mau berusaha nenangin diri dan fikiran. Mau mencari kehidupan abru, orang-orang baru, dan dunia baru. Tapi gatau dimana. Lagipula kalau disini terus pasti capek, dan suasananya bosen banget. Gak ada perubahan. Gini-gini terus. Sakit terus. Ujung-ujungnya nangis lagi. Capek kan? Yaudah meningan pergi aja ke sebuah tempat. Ke akhirat juga boleh.

Pasti akan ada hari dimana hari itu adalah hari paling bahagia. Namun setelah itu pasti akan ada hari paling-paling-paling menyedihkan. Ya, bahagia dan sedih, suka dan duka, pasti selalu bergandengan dan takkan pernah mau dipisahkan.

Jujur entah kenapa di kelas 2 SMA ini sama seperti kelas kembali ke kelas 1 SMP, dimana aku terus nangis. Capek. Pernah ada fikiran terlintas mau bunuh diri karena udah hampir putus asa. Nasehat-nasehat Cuma jadi obat sementara. Efeknya gak akan lama, dan pasti niat itu ada lagi dan dateng lagi. Tapi untungnya aku masih inget orangtua dan Tuhan.

Postingan Populer