Sekilas Cerita
11 Juli 2013
Peristiwa itu Hanya
Masa Lalu
Menurut kalian apa yang sedang
kupikirkan saat ini? Mungkin pelajaran? Atau...yasudahlah. aku sedang
memikirkan masa laluku. Yang kuyakin tidak akan pernah terulang dua kali dan
untuk selamanya.
Ya, peristiwa itu kembali mengingatkan
akan sosoknya. Setiap kali aku berjalan ke belakang, peristiwa itu tetap ada.
Dia, memang sebuah sosok yang sedang kurindukan. Namun, apakah dia merindukanku juga? Dan sekali lagi, dia telah menjadi
kenanganku.
Ketika teringat sebuah peristiwa itu,
terkadang aku menyimpan tawa di dalam hati. Namun disisi lain, terselip sebuah
kesedihan yang mendalam. Aku pun berifkir, ‘betapa bodohnya aku! Untuk apa aku
memutar dan terus memutar sebuah memori singkat itu? Untuk apa?’
Akupun juga tak tahu mengapa. Ya,
namanya juga masa lalu. Masa penuh kenangan. Tidak mungkin ada masa sekarang
tanpa adanya masa lalu. Dan aku yakin, masa lalu itu mengajarkanku kepada suatu
hal yang tidak perlu kita ulangi untuk kedua kalinya dimasa kini.
Namun, aku termasuk salah satu orang
yang sangat berat untuk mempelajari masa lalu. Fikir deh, jika aku mempelajari
masa lalu, otomatis otakku akan kembali membuka sebuah memori yang telah lama
disimpan di dalam sebuah laci kecil di dalam otak. Padahal, jelas itu yang tidak kuinginkan.
So, lebih baik aku menyaring masa lalu itu
terlebih dahulu. Mana masa lalu yang harus dipelajari dan mana yang harus
disimpan dalam-dalam :)
